Cara Backup Database Odoo di Windows

Data memiliki peranan penting meskipun bagi perusahaan kecil. Salah satu alasannya karena data dihasilkan dengan kerja keras. Dan itu dilakukan secara terus-menerus dan dalam waktu yang tidak sedikit.

Sedangkan era digital seperti sekarang ini nampaknya tantangan semakin kompleks dan menantang. Anda tidak bisa membayangkan pencuri milenial seperti era djadoel tempo doeloe. 

Saat ini data itu aset paling berharga dan bisa dicuri tanpa keluar dari rumah.

Sehingga, pengelolaan data menjadi tolak ukur keberlangsungan sebuah perusahaan masa yang akan datang. Oleh karenanya, backup adalah bagian yang tidak terpisah dari sebuah pekerjaan.


Apa itu Backup Data? 

Dalam teknologi informasi dan jaringan komputer ini adalah sebuah keniscayaan. Data yang kita simpan selama bertahun-tahun bisa saja hilang dalam hitungan detik. 
 
Penyebab hilangnya data tersebut bisa bermacam-macam. Entah karena faktor ketidak sengajaan seperti; human error, fisik hardware, aliran listrik dan umur sebuah device.

Atau justru disengaja oleh sebagian pihak yang tidak bertanggungjawab. Biasanya ini ada hubungannya dengan tindak kriminal di dunia cyber. Ujung-ujungnya bisa ditebak karena demi mengeruk keuntungan dari eksploitasi data oleh oknum tersebut.
 

Pentingnya Backup Data

Menyikapi maraknya kejahatan di dunia cyber dan faktor lainnya. Backup data sangat penting dilakukan oleh sebuah perusahaan. Hal ini sebagai antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.  

Untuk menekankan pentingnya backup data ini saya ingin mencontohkan satu kasus saja. Misalnya apa yang pernah terjadi pada salah satu perusahaan, sebut saja Pt. Mawar (bukan nama perusahaan sebenarnya). 
 
PC terkena Ransomware (Foto: Dok. Pribadi)
 
Entah dia mimpi apa semalam tahu-tahu komputer telah dienkripsi oleh ransomware. Jika sudah begini harus gimana lagi? 
 
Data yang tersimpan tidak bisa dibuka lagi. 
 
Meskipun misalnya kita mengirimkan sejumlah uang agar dikirimkan descryptor-nya kan belum tentu sang maling jujur dan menunaikan amanah.
 
Atau Anda berharap masalah ini selesai dengan membawa komputer di service center resmi atau tukang service komputer jalanan? Tidak semudah itu Ferguso.

Database Harus Dibackup Juga

Makanya, backup data itu penting dan diagendakan secara teratur. Dan yang dimaksud backup data itu menyeluruh. Tidak terbatas pada file-file sesuai ekstensinya masing-masing yang tersimpan di Server File.
 
Secara terjemah harfiah, database bisa diartikan sebagai basis data. Sehingga backup database merupakan bagian dari proses backup data juga.

Adapun pada prakteknya, proses backup ini bisa dilakukan secara manual dan bisa juga secara otomatis. Untuk versi otomatis bisa menggunakan rsync untuk Linux. Sedangkan bagi user Windows bisa dengan Task Scheduler yang dikombinasi dengan script file batch.

Kapan Waktunya Backup Data

Dalam percobaan belajar kali ini kita melakukan proses backup secara manual. Artinya Anda perlu melakukan sebuah tindakan setiap kali ingin melakukan proses backup.  

Jadi, proses backup ini tidak secara otomatis dilakukan oleh komputer. Oleh karenanya, kita tidak membuat script yang bisa dieksekusi komputer agar backup berjalan dengan sendirinya.

Intinya, proses pengerjaan backup data ini hanya pengenalan dasarnya saja. 

Saya contohkan kasus kali ini misalnya ingin mengambil data lama agar nanti digunakan pada komputer dengan sistem yang sudah melakukan pembaharuan. 

Sekarang, kita awali dengan mengambil database pada Odoo versi 12.


Cara Backup Database Odoo 12 di Windows

Data yang sudah kita input dan tersimpan dalam database Odoo 12 di Windows ini bisa dibackup dengan cara sebagai berikut:

1. Kunjungi url address disertai portnya Odoo Server melalui browser Anda. Jika masih menggunakan komputer yang sama bisa langsung dengan mengetikan localhost:8069 atau jika ditulis dalam bentuk Ip sama saja dengan 127.0.0.1:8069. Setelah itu klik tulisan "Sign in" yang terletak di pojok kanan atas.


2. Masukan email dan password yang digunakan pada saat instalasi. Selanjutnya klik Sign in untuk bisa masuk ke dalam aplikasi Odoo

 

3. Ini tampilan Odoo ketika user berhasil masuk


4. Untuk masuk ke menu database bisa dengan cara singkat dengan menambahkan kata "database/manager" setelah kata "localhost:8069/web" yang tertera di url address browser Anda dan tekan enter. 

5. Selanjutnya klik tulisan "backup" seperti terlihat pada gambar

 

6. Pada tampilan kotak dialog berikut ini pastikan nama database sesuai dengan nama yang diberikan pada saat pertama kali install Odoo dan konfigurasi database dengan PostgreSQL.


6. Klik tombol "Backup" untuk memulai proses backup database. Nanti file zip database akan tersimpan di folder download sesuai dengan nama database dan disertai waktu pada saat pengambilan database. Contoh: odoo-dbase_2020-11-17_07-36-23 zip. Ini adalah file database dengan nama "odoo-dbase yang diambil pada tanggal 17 November 2020 pada jam, menit dan detik sebagaimana terlihat pada file.

Sekian percobaan belajar dengan Odoo kali ini.

Selamat mencoba.

Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar