Cara Memeriksa Setelan Caching Cloudflare Agar Sesuai Ezoic

Hari ini saya keluar jadi publisher Ezoic padahal belum lama bergabung. Salah satu sebabnya ada satu kendala yang belum bisa di atasi terkait caching. Efek dari hal tersebut menyebabkan postingan terbaru tidak terlihat pada beranda atau homepage.

Meskipun pada tautan aslinya terlihat jika postingan baru tersebut memang benar-benar sudah posting. Sebelum saya keluar dari publisher Ezoic sempat juga menanyakan cara penggunaan manajemen CDN Ezoic. Pasalnya, tata cara memasukan kode API Ezoic pada dokumentasi resmi hanya bercerita tentang website yang menggunakan Wordpress self hosted.

Hal ini menjadi kendala utama yang membuat urung untuk bergabung dengan Ezoic. Padahal itulah solusi yang dibutuhkan agar postingan terbaru terlihat di beranda. Ditambah lagi ada masalah lain terkait pemasukan dari Google Adsense. Namun hal ini tidak bisa diceritakan lebih detail karena menunggu proses lebih lanjut dari sistem yang mungkin sedang berjalan.

Yang jelas, tetap ada kemungkinan untuk bergabung kembali dengan Ezoic namun dengan platform Wordpress. Tapi itu hanya kemungkinan dan bukan merupakan sebuah janji. Untuk itulah saya kembali meniatkan untuk lanjut menulis artikel tentang Ezoic. Barangkali, catatan ini mungkin juga saya butuhkan suatu saat nanti.


Cara Memastikan Setelan Caching Cloudflare dalam "Standard"

Pada saat mendaftarkan diri menjadi publisher Ezoic banyak pengalaman berharga yang seharusnya saya tulis. Saat itu saya benar-benar berhasil sejak dari pendaftaran, seting placeholder, seting mediasi google adsense serta optimasi website menggunakan Leap.

Nah, barangkali ada yang memiliki kendala penggunaan caching Cloudflare dan Ezoic secara bersamaan. MIsalnya bagi pengguna Blogger custom domain yang mendaftarkan diri menjadi publisher Ezoic. Pasti salah satu solusi sebelum mendaftarkan diri ke Ezoic adalah bergabung dengan Cloudflare.

Oleh karenanya, jika menggunakan Cloudflare kemudian mengintegrasikannya di Ezoic. Teman-teman perlu memastikan pengaturan cache Cloudflare agar diatur ke "standar" atau "agresif" sehingga kompatibel dengan aplikasi caching Ezoic. Berikut ini langkah-langkahnya.

1. Kunjungi laman Cloudflare, masukan username dan password.

2. Klik nama website kita yang sudah terintegrasi dengan Cloudflare.

Cara Memeriksa Setelan Caching Cloudflare Agar Sesuai Ezoic

3. Klik "Caching".

4. Klik "Confiuguration", pastikan pada bagian "Caching Level" terpilih "Standard".

5. Selesai.


Kesimpulan

Caching adalah proses menyimpan salinan data atau konten di lokasi yang dekat dengan pengguna akhir untuk mempercepat pengiriman dan mengurangi beban pada server asli. Dan Cloudflare, sebagai layanan pengiriman konten (CDN) yang terkenal, memanfaatkan caching dengan sangat baik untuk meningkatkan performa dan pengalaman pengguna.

Di sisi lain, Ezoic merupakan platform pengoptimalan pendapatan dan pengalaman pengguna untuk pemilik situs web yang juga memiliki fitur caching tersendiri maupun bagi pemilik blog yang sudah terintegrasi dengan Cloudflare.

Dan pada pembahasan di atas kita sudah menunjukan bagaimana pengaturan caching Cloudflare sesuai dengan yang direkomendasikan oleh Ezoic. 

Semoga bermanfaat.

Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar